Selasa, 10 April 2012

KEORGANISASIAN

TUGAS RANGKUMAN PERILAKU KEORGANISASIAN

BAB I : STUDI TENTANG ORGANISASI

·         Pengertian dari studi tentang organisasi adalah sebuah bidang telaah akademik khusus yang mempelajari tentang organisasi. 

·         Metode-metode yang digunakan merupakan dari ekonomi, sosiologi, ilmu politik, antropologi dan psikologi. 

·          Ilmu disiplin  lainnya yang terkait dengan studi tentang organisasi adala studi tentang sumber daya manusia dan psikologi industri. 

·          Studi tentang organisasi mempunyai fungsi untuk mengontrol, memprediksi dan menjelaskan namun,ada sejumlah kontroversi mengenai dampak etis dari pemusatan perhatian terhadap perilaku kerja. 

·          Ada 3 ( tiga ) tingkatan analisis pada studi tentang organisasi yaitu :
1.       Individu
2.      Kelompok
3.       Organisasi. 

·         Unsur utama studi tentang organisasi  ada 4 ( empat ) yaitu :  
1.       Pandangan ekonomi
2.      Pandangan psikologi
3.       Pandangan bahwa individu dipengaruhi oleh aturan organisasi dan pemimpinnya
4.       Pandangan tentang penekanan kepada tuntutan manajer untuk mencapai tujuan organisasi. 

·         Studi tentang organisasi dalam berbagai jenis pendekatan manajemen yaitu :
1.      Manajemen tradisional ( perencanaan, organisasi, pergerakan, pengawasan, karakteristik dan interaksi ).
2.      Manajemen berdasarkan sasaran ( interest dan sasaran kerja )
3.      Manajemen stratejik ( analisa, visi misi, perumusan strategi, implementasi strategi, dan pengandalian strategi )
4.      Manajemen mutu terpadu ( tolak ukur dan komitmen ukur ).
BAB II : PERILAKU INDIVIDU DAN PENGARUHNYA TERHADAP ORGANISASI 

  • Variabel-variabel yang mempengaruhi perilaku individu yaitu :
1.      Variabel-variabel dependen : Faktor-faktor kunci yang ingi dijelaskanatau diperkirakan dan yang terpengaruh oleh faktor lain ( dipengaruhi variabel bebas ). Macam-macam variabel tersebut adalah : Produktivitas ( ukuran kinerja yang mempengaruhi keefektifan dan efisiensi ), Keabsenan/kemangkiran ( gagal atau tidak melapor untuk bekerja ), Pengunduran diri (penarikan diri secara sukarela atau tidak suka rela dari suatu organisasi ), Kepuasan kerja ( sikap umum terhadap pekerjaan seseorang ).
2.       Variabel-variabel independen : yang memusatkan perhatian pada variabel-variabel level individu yaitu : Usia, status perkawinan, jenis kelamin, masa kerja, variabel-variabel level kelompok, variabel-variabel level sistem organisasi. 

·         Motivasi adalah faktor pendorong yang berasal dari dalam diri manusia yang akan mempengaruhi cara dan bertindak seseorang.  

·          Macam-macam uraian motif yang ada pada manusia yang menjadi faktor pendorong dari perilaku manusia yaitu :
1.      Motif kekuasaan yaitu kebutuhan manusia untuk memanipulasi manusia-manusia lainnya melalui keunggulan-keunggulan yang dimilkinya.
2.      Motif berprestasi yaitu keinginan atau kehendak untuk menyelesaikan tugas secara sempurna atau sukses didalam suatu persaingan.
3.      Motif untuk bergabung yaitu kebutuhan untuk berada bersama orang lain.
4.      Motif keamanan yaitu kebutuhan untuk melindungi diri dari hambatan dan gangguan yang akan mengancam keberadaannya.
5.      Motif status yaitu kebutuhan manusia untuk mencapai atau menduduki tingakatan tertentu didalam sebuah kelompok, organisasi atau masyarakat. 
·         Tekanan ( stress ) individu adalah tekanan atau ketegangan yang dihadapi seseorang sehingga mempengaruhi emosi, pikiran, serta kondisi keseluruhan dari orang tersebut. 
·          Faktor pemicu stress ( stressor ) di bagi menjadi 2 macam yaitu :

1.      Stressor on the job ( dari dalam lingkungan pekerjaan ): beban kerja berlebih, frustasi dan desakan waktu ( deadline ).
2.       Stressor off the job ( dari luar lingkungan pekerjaan ): krisis keuangan, permasalahan anak dan permasalhan rumah tangga. 
BAB III : PERILAKU KELOMPOK DAN INTERPERSONAL  
  • pengertian kelompok adalah dua individu atau lebih yang saling berinteraksi, saling bergantung dan saling bergabung untuk mencapai tujuan tertentu.
·         Macam-macam jenis kelompok yaitu :
1.      Kelompok formal ( terstruktur )
2.      Kelompok informal ( tidak terstuktur )
3.      Kelompok komando ( manajer dn semua bawahannya )
4.      Kelompok tugas ( mengerjakan tugas bersama-sama)
5.      Kelompok kepentingan ( mencapai tujuan khusus )
6.      Kelompok persahabatan ( persekutuan sosial dalam situasi pekerjaan ).

·         Teori-teori pembentukan kelompok ada empat yaitu :

1.      Teori kedekatan
2.      Teori interaksi
3.      Teori keseimbangan
4.      Teori pertukaran.
·         Alasan-alasan seseorang ingin bergabung kedalam kelompok yaitu :
1.       Faktor keamanan
2.       Faktor harga diri
3.      Faktor status
4.      Faktor afiliasi
5.      Faktor kekuasaan
6.      Faktor pencapaian sasaran.
·         Tahap-tahap perkembangan kelompok yaitu :

1.       Pembentukkan
2.       Keributan
3.       Penormaan
4.       Pelaksanaan
5.      Peristirahatan.

·         Komunikasi Interpersonal adalah komunikasi antara orang-orang secar tatap muka yang memungkinkan setiap peserta menangkap reaksi orang lain secara langsung baik verbal maupun non verbal.

·         Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang hanya melibatkan dua orang, seperti suami istri, dua sejawat, dua sahabat, dan gurid-murid.
·         Fungsi komunikasi interpersonal sebagai berikut :
1.      mendapatkan respon
2.      Antisipasi setelah evaluasi respon
3.      Melakukan kontrol terhadap lingkungan. 
·         Masalah-masalah dalam komunikasi interpersonal adalah :
1.      Komunikator
2.      Media
3.      Komunikate.
·         Tujuan komunikasi interpersonal sebagai berikut :

1.       Menemukan diri sendiri
2.       menemukan dunia luar
3.      Membentuk dan menjaga hubungan penuh arti
4.      Berubah sikap dan timgkah laku
5.      Untuk bermain dan kesenangan. 


DAFTAR PUSTAKA

KEORGANISASIAN

SEORANG PEMIMPIN BAIK YANG BERHASIL ATAU GAGAL BERDASARKAN PENDEKATAN PERILAKU DAN CIRI KHAS

  • Pandangan para ahli mengenai gaya kepemimpinan 
1.      Menurut William.H.Newman: kepemimpinan adalah kegiatan untuk mempengaruhi perilaku orang lain atau seni mempengaruhi perilaku manusia bai perorangan maupun kelompok.
2.      Menurut Davis dan Newstrom: gaya kepemimpinan adalah suatu perwujudan tingkah laku dari seorang pemimpin, yang menyangkut kemampuannya dalam memimpin. Perwujudan tersebut biasanya membantuk suatu pola atau bentuk tertentu.
3.      Hersey dan Blanchard :gaya kepemimpinan pada dasarnya merupakan perwujudan dari tiga komponen yaitu : pemimpin itu sendiri, bawahan dan situasi dimana proses kepemimpinan itu terjadi.
  •  Macam-macam teori gaya kepemimpinan 
1.      Teori gaya kepemimpinan klasik : Ada 2 unsur utama yang mendasari setiap gaya kepemimpinan yaitu unsur pengarahan ( directing behavior ) dan unsur bantuan ( supporting behavior ) sehingga dapat mengelompokkan gaya kepemimpinan menjadi 4 ( empat : Directing ( pengarahan ), pembinaan ( coaching ), demokrasi ( supporting ) dan kendali bebas ( delegating ). Pada kondisi karyawan mengalami kesulitan dalam menjalankan tugasnya dan takut mencoba untuk melakukannya, seorang manajer ( pemimpin ) harus mampu memproporsikan tugas / kewajiban sesuai dengan kemampuan karyawannya ( melatih / coaching ). Seorang manajer juga harus mampu menjadi pendengar yang baik untuk merespon ketika ia memiliki karyawan yang mempunyai kemampuan yang cukup tetapi tidak memiliki kemauan untuk melakukan tanggung jawab ( partisipasi / participation ).
2.       Teori gaya kepemimpinan demokratis : Gaya kepemimpinan demokratis merupakan gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada bawahan. Setiap ada permasalahan yang timbul dalam organisasi selalu mengikut sertakan bawahan untuk memecahkan permasalahan sebagai bentuk kesatuan tim yang utuh.
3.      Teori gaya kepemimpinan bebas/laissez faire : Gaya kepemimpinan yang hanya terlibat dalam kuantitas yang kecil dimana bawahannya secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi.
·         Kepemimpinan Sejati

Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau tranformasi internal dalam diri seseorang. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar, melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya, ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh, ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya, dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya, pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Kepemimpinan lahir dari proses internal (leadership from the inside out ).
Kepemimpinan sesungguhnya tidak ditentukan oleh pangkat atau jabatan seseorang. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarga, bagi lingkungan pekerjaan, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya. ” I don’t think you have to be waering stars on your shoulders or a title to be leadar. Anybody who want to raise his hand can be a leader any time”,dikatakan dengan lugas oleh General Ronal Fogleman,Jenderal Angkatan Udara Amerika Serikat yang artinya Saya tidak berpikir anda menggunakan bintang di bahu anda atau sebuah gelar pemimpin. Orang lainnya yang ingin mengangkat tangan dapat menjadi pemimpin di lain waktu.

·         Kepemimpinan dan Kearifan Lokal

Kearifan local yaitu spirit local genius yang disepadankan maknanya dengan pengetahuan, kecerdikan,kepandaian, keberilmuan, dan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan dan berkenaan dengan penyelesaian masalah yang relative pelik dan rumit,
Dalam suatu local (daerah ) tentunya selalu diharapkan kehidupan yang selaras, serasi dan seimbang (harmonis). Kehidupan yang penuh kedamaian dan suka cita. Kehidupan yang dipimpin oleh pimpinan yang dihormati bawahannya. Kehidupan yang teratur dan terarah yang dipimpin oleh pimpinan yang mampu menciptakan suasana kondusif.
Kehidupan manusia tidak lepas dari masalah. Serangkaian masalah tidaklah boleh didiamkan. Setiap masalah yang muncul haruslah diselesaikan. Dengan memiliki jiwa kepemimpinan, seseorang akan mampu menaggulangi setiap masalah yang muncul.
Manusia di besarkan masalah. Dalam kehidupan local masyarakat, setiap masalah yang muncul dapat ditanggulangi dengan kearifan local masyarakat setempat. Contohnya adalah masalah banjir yang di alami masyarakat di berbagai tempat. Khususnya di Bali, seringkali terjadi banjir di wilayah Kuta. Sebagai tempat tujuan wisata dunia tentu hal ini sangat tidak menguntungkan. Masalah ini haruslah segera ditangani. Dalam hal pembuatan drainase dan infrastruktur lainnya, diperlukan kematangan rencana agar pembangunan yang dilaksanakan tidak berdampak buruk. Terbukti, penanggulangan yang cepat dengan membuat gorong – gorong bisa menurunkan debit air yang meluber ke jalan.
 

article


                                                                DAYS LIKE THIS

We never expected to get yet another amazing day of waves. Days like this usually come farther apart, so this truly felt like a gift.

When I heard FOUR FEET AT FOURTEEN SECONDS, I was done with sleeping for the night. I got up at 4:30am and stayed up, getting everything done to maximize every second of water time. Walking and feeding the dog, getting the house tidied up for the owner's return this afternoon... and out the door and back to my place to grab my board and it was off to the inlet.

DANG, if the barricades weren't up blocking the parking lot. I saw Bob's car in there, the lawbreaker, and thought I would break some, too. Turns out Bob would have better luck.

As I walked over the walkway, a sight greeted me that caused me to break into a run. I didn't care if I got a ticket for crossing the line and crawling under the wood blockades on the boardwalk. THIS would be worth anything. Perfectly groomed lines were marching in, the wind PERFECT, the swell still holding. Look at that bowl! I mean it was that good-looking, like dreams I have had many times before. It looked like only four guys out, and I was hoping it was the same crew.

I was frantic to get out there...

Once out, Bob just looked at me and grinned like he was insane. Can you believe this?

Then it was just wave after silly perfect wave, Bob, Chris, and two young guys, one of them smiling and talking to me like he knew me and then a dolphin suddenly jumped right out of the water in front of me! Holy crap, it this real? I just watched so many waves bowl up and pitch and peel today it just blew my mind. We all shared the bounty, and it was good. Andy came out, and Pat, and a couple other guys, but if you were in the spot the wave was all yours. The shape of the things was machine perfect, maybe not as big as yesterday, but for quality I would say it had to be one of the best days in months. The sky was perfectly clear and for two solid hours and with a prefect tide (just before high, thank you!) we enjoyed another free surf trip. It didn't matter that when I came in I was blocked by the work on the boardwalk and had to walk/run way up the beach and then back down the road to get back to my car, while Bob stayed out an hour longer and just walked up and out because the construction workers had mysteriously left. It didn't matter that I had to deal with two sick babies all day who sneezed on me and coughed and whined all day without taking their naps. By the end, when the sky clouded over and the tide backed out and it was all over, it felt nothing short of a miracle. It was a bittersweet day, thinking about those beautiful waves that rolled my way, while remembering that it was fourteen years to the day that I lost my best friend, my mom.



                                                TENTH STREET WINS AGAIN

I should have just been going there in the first place. This was the most fun I have had all week. I looked at the pier early, and for some reason... it seemed to have more potential than any day of this week so far.

It made no sense. The buoys were trending downward, it was mid-tide and receding. What the heck? The lines looked chest high again, clean, and more bowly than the last two mornings.

The pier looked to be backing off on both sides and I knew the dredge would be a huge chance, so what about Tenth?

As soon as I got there, I could see Chris giving his fitness class on the beach to about five students. He waved hello and asked if I had been surfing this week. Had he found a decent sandbar, I asked. Not really. But, he said, you could find some pretty fun ones here I bet. We both looked out at the relatively lumpy sets trundling in. That left over there looks actually thumpy! I ran off for my board.

There was only one other person out, a guy on a bodyboard. Once I was out there, I realized it might actually be breaking. That's when I got my best wave of the week. I had a couple rights at the start that were actually decent, but this one, whoa. It bowled up bigger than the rest, steep, hollow, and fast, and I just edged right into the pit as it threw over me. The Dominator just slid right into the perfect spot under that lip and I hung on, hooting all the way inside. WHAT WAS THAT?

A few minutes after that, I looked over and saw Roddy. He waved and smiled and said, "I saw you get some good ones and said: It's GO time!" Whoa, thanks, you just made my day! We shared the bowling peaks for an hour with no one out. Then out paddled Aslyn, and she was babbling with excitement and scratching for every wave she could. A dolphin joined us and she got even more animated and that made me smile. By the time the tide bottomed out, it was getting a bit more rippled, although the wind stayed light northwest the entire time. Unexpected, and so appreciated, yes! And, the water temperature bounced back up. Mark had called while I was in the water, so I called him with a report. We plan on meeting there in the morning. Please, let us have this again...

Selasa, 03 April 2012

article

                                       ALWAYS THERE FOR YOU BEAUTIFUL PLAN

The Authority will always have wonderful plans for us His people
Every now and then instantly happy heart ...
Sometimes a moment contrary to hope
You just need to appreciate and contemplate
You have to keep questioning, remove all the logic
Pray always good ... and thankful that you're feeling bad
When you meant well and ask for the best, that's what gave him his
Sometimes at once ... often have to go through the day that tested the heart
There is always a wonderful plan for you
Although sometimes you forget it
There is always a wonderful plan for you
If you keep asking the god...

Demokrasi

KENDATI harga BBM tidak jadi naik, keputusan rapat DPR terkait hal itu melalui voting menunjukkan pada masa mendatang pemerintah bisa memutuskan harga minyak bersubsidi asalkan harga rata-rata harga minyak mentah Indonesia dalam kurun waktu berjalan naik atau turun lebih dari 15% dari harga asumsi APBN Perubahan 2012.

Sebenarnya, yang menjadi pemikiran masyarakat, termasuk mahasiswa yang berdemo secara masif di Jakarta dan kemudian merembet ke kota-kota kecil, adalah kenapa Indonesia yang begitu kaya sumber daya alam dan sumber daya tambang, sepertinya tidak dapat menikmati kemurahan Tuhan, karena ekonomi Indonesia senyatanya tidak mandiri, masih bergantung pada luar negeri.

Demokrasi ekonomi, yang mestinya rakyat menguasai ekonomi dengan tingkat kesejahteraan tinggi, kurang tercermin. Yang menikmati porsi kue pembangunan hanya segelintir orang atau beberapa pihak, sementara banyak anggota masyarakat hanya menjadi penonton pembangunan, bukan aktor. Ibaratnya, ayam mati di lumbung padi, dan begitulah potret Indonesia saat ini, begitu pikirnya.

Secara makro indikator ekonomi Indonesia termasuk sehat, tetapi juga mudah dilihat berbagai keanehannya. Misal, kondisi sejumlah pasar tradisional yang memprihatinkan, dan banyak yang terbakar, tetapi pasar modern dari minimarket, supermarket, hingga hypermarket, tumbuh pesat sampai ke kota-kota kecil, bahkan pelosok desa. Kehadiran mereka memukul sektor usaha ekonomi kerakyatan, misalnya warung kecil maupun koperasi.

Kondisi sektor pertanian yang dulu menjadi penanda denyut ekonomi masyarakat, sekarang begitu memprihatinkan. Meski katanya produksi beras surplus, faktanya impor terus berjalan. Garam, gula dan komoditas strategis lainnya yang dulunya swasembada, atau malah bisa mengekspor, sekarang hampir semuanya harus impor. Dikhawatirkan masa depan kejayaan sektor pertanian hanyalah cerita masa lalu, sepertinya budaya wayang yang sekarang lambat-laun menghilang dari Nusantara.

Pertambangan dan Energi

Kemandirian ekonomi Indonesia semestinya dapat tercapai mengingat sumber daya alam, mineral, dan hasil tambang begitu melimpah. Ada pihak mengatakan kualitas SDM kita masih rendah, tetapi faktanya banyak orang Indonesia yang pandai. Persoalannya, kita tidak memperlakukan mereka sebagaimana mestinya sehingga banyak yang mengadu nasib di luar negeri. Mereka memilih bekerja di luar negeri karena di sana lebih menghargai orang yang berkualitas dengan kompetensi tertentu.

Banyak ahli luar negeri mengatakan kalau Indonesia dikelola secara benar bisa menjadi negara besar dengan kesejahteraan rakyat yang tinggi dan merata. Mahasiswa sebagai pemegang tongkat estafet masa depan menyadari hal ini. Mereka paham bahwa BBM seperti beras yang merupakan barang strategis dan juga politis sehingga momen rencana kenaikan harganya pun ditentangnya.

Kesadaran menciptakan kemandirian ekonomi begitu penting untuk terus diperjuangkan sampai terwujud. Salah satu kuncinya adalah para pemimpin yang harus memperjuangkannya supaya berbagai kondisi ke arah pelaksanaan demokrasi ekonomi dapat tercapai. Para pemimpin sesuai dengan ciri masyarakat yang paternalistik, diperlakukan sebagai cermin dan anutan.

Harga BBM bersubsidi seharusnya tidak perlu dinaikkan kalau pemerintah tanggap, termasuk memperbaiki sarana dan prasarana pengolahan minyak di dalam negeri, menerapkan kebijakan  efisien dan efektif terkait kerja sama eksplorasi. Yang terpenting adalah memandirikan sektor pertambangan dan energi mengingat melimpahnya sumber itu di Indonesia.